PURBALINGGA, SATELITPOST-Sejak 15 Agustus hingga pertengahan Desember mendatang, ruas jalan raya Bukateja-Kutawis ditutup sementara. Arus lalu lintas di ruas utama tersebut, terpaksa dialihkan melalui jalan desa.

Sunarto, Kepala Bidang LLAJ di Dinas Perhubungan Purbalingga mengatakan, penutupan sementara ruas tersebut bakal dilakukan selama proyek renovasi Pasar Bukateja dilaksanakan.

“Jadi untuk sementara waktu, lapak pedagang pasar terpaksa dialihkan ke badan jalan Kutawis-Bukateja. Karena itu, terpaksa dilakukan rekayasa lalu lintas melalui jalan desa dari depan pasar sampai ke Polsek Bukateja,” kata Sunarto, Kamis (14/9).

Sunarto memastikan, rekayasa pengalihan jalur tersebut tidak akan melumpuhkan arus lalu lintas di ruas tersebut. Sebab, ruas jalan desa yang dilalui cukup luas dan bisa dilalui kendaraan roda empat.

Selama proses renovasi, tak kurang dari 451 pedagang di Pasar Bukateja menggelar lapak di badan jalan Kutawis-Bukateja sepanjang 150 meter. Tidak hanya untuk pedagang, ruas jalan juga dimanfaatkan sebagai lokasi parkir sementara.

Pembangunan Pasar Bukateja menggunakan dana Tugas Pembantuan (TP) Kementerian Perdagangan sebesar Rp 4,9 Miliar. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Sidik Purwanto mengatakan, dana tersebut baru bisa untuk menyelesaikan pembangunan dua blok saja.

“Pembangunan dilakukan dua tahap, tahun ini baru blok A dan blok B. Untuk tahap kedua akan dibangun blok C dengan dana APBD 2018,” ujarnya.

Luas komplek pasar yang baru, sama persis dengan pasar lama berukuran 140 meter kali 45 meter. Upaya memperluas pasar tersebut, sempat tersendat karena warga yang tinggal di sisi barat tidak bersedia menjual tanahnya dengan harga yang ditawarkan pemerintah.

Pasar Bukateja yang baru nanti, akan dilengkapi dengan fasilitas jalan melingkar selebar empat meter untuk akses bongkar muat. (min)

Komentar

komentar