PETUGAS kepolisian bersenjata mengamankan pelaku penipuan berkedok menjadikan artis saat ungkap kasus di Mapolres Banyumas, Rabu (6/2).

PURWOKERTO, SATELITPOST- Alzeta RA (17), warga Desa Wangon dan Fira Al Kafi R (18), warga Desa Jambu, Kecamatan Wangon tak pernah menyangka pertemuan dengan Bayu, pria yang sejatinya bernama Agung Gerryana (47), adalah awal petaka bagi dua siswi SMA N 1 Wangon itu. Agung yang mengaku alumni SMA N 1 Wangon, datang dengan janji-janji manis sebelum akhirnya memperdaya Alzeta dan Fira. Laptop dan handphone keduanya dibawa kabur.

Agung menjanjikan kegiatan bazar hingga janji manis mengorbitkan Alzeta dan Fira menjadi artis. Dua siswi ini percaya dan menuruti syarat yang diminta Agung. Pertama, kedua siswi diminta membawa laptop untuk membahas rencana kegiatan bazar.

“Tersangka menawarkan kegiatan pramuka berupa bazar, baksos dan seminar di mana korbannya itu disuruh membawa laptop untuk menyimpan file atau data,” kata Kasat Reskrim Polres Banyumas, AKP Gede Yoga Sanjaya, Kamis (7/2).

Keduanya lalu diajak ke sebuah pusat perbelanjaan di Purwokerto menggunakan mobil Toyota New Avanza nomor polisi B 1320 TZV. Di sini, pelaku mulai melancarkan aksinya. “Saat sampai di basement parkiran mobil, mereka kemudian berjalan untuk masuk ke mal. Namum, belum sampai masuk tersangka mengatakan harus kembali ke mobil dan meminjam laptop korbannya dengan alasan untuk menyimpan file,” kata dia.

Kedua siswi yang tertipu penampilan tersangka kemudian menunggu di pintu masuk mal. Namun, setelah beberapa jam menunggu, Agung tak kunjung kembali. “Tersangka berhasil membawa satu unit laptop merek lenovo, handphone Xiomi dan Samsung milik korban,” ujar dia.

Merasa ditipu kemudian kedua korbannya melaporkan kasus tersebut ke Polres Banyumas. Setelah menerima laporan, tim Sat Reskrim Unit I Polres Banyumas langsung melakukan pelacakan terhadap pelaku. Hari Senin (14/1), pelaku berhasil ditangkap di Jalan Yos Sudarso Purwokerto. “Dari pemeriksaan, pelaku juga sempat menjanjikan korban-korbannya bakal dijadikan artis. Tersagka dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan,” kata dia.

Sedangkan menurut tersangka, dia nekat melakukan aksi kejahatan penipuan untuk memenuhi kebutuhan hidup. “Saya baru dua kali ini melakukan perbuatan ini, dulunya tidak pernah. Sasarannya memang anak sekolah yang mudah,” kata tersangka.(san)