Penampilan satu di antara peserta dalam gelaran pentas seni SDN 4 Kranji Purwokerto, Sabtu (9/2).
Penampilan satu di antara peserta dalam gelaran pentas seni SDN 4 Kranji Purwokerto, Sabtu (9/2).

PURWOKERTO, SATELITPOST-Gebyar Pentas Seni (Pensi) siswa SDN 4 Kranji Purwokerto yang berlangsung Sabtu (9/2) di sekolah tersebut berlangsung sukses dan meriah. Kegiatan rutin yang dihelat dua tahun sekali ini dimaksudkan sebagai wadah pengembangan bakat dan berkreativitas para siswa.

‎Tidak kalah meriah dan seru dengan tahun sebelumnya, para peserta menampilkan kemampuan dalam membaca puisi, olah vokal, fashion show, tari kreasi hingga drama kabaret dan aksi-aksi panggung lainnya yang memukau.

“Ini menjadi bukti bahwa selain di bidang akademik, masih ada potensi siswa yang bisa digali dan dieksplorasi  sebagai modal mereka menggapai sukses di masa depan,” kata Kepala SDN 4 Kranji Suharto SPd, kemarin.

Selain ajang pentas seni, gelaran yang digarap kompak pihak sekolah bersama paguyuban wali murid ini juga sebagai ajang promosi sekolah atas sejumlah prestasi yang diperoleh SDN 4 Kranji selama setahun terakhir seperti juara1 Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten, seni islami hadroh yang meraih juara 1 tingkat kecamatan dan juara harapan 1 tingkat kabupaten serta prestasi lainnya di bidang olahraga seperti tekwondo dan bulutangkis.

“Ke depannya, kami akan lebih meningkatkan prestasi lagi untuk bidang lainnya. Terima kasih juga untuk semua unsur yang terlibat mulai dari paguyuban orangtua murid, paguyuban guru SDN 4 Kranji, komite sekolah serta para siswa yang selama ini telah bersinergi dengan baik,” katanya.

Ketua Komite SDN 4 Kranji Riyadi Slamet Basuki menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan agenda sekolah tersebut. Menurutnya, sebagai sekolah yang sudah terakreditasi Adi Wiyata kegiatan seni tersebut  memiliki nilai positif, khususnya untuk mengarahkan generasi muda melakukan aktivitas atau kesibukan yang bermanfaat serta mendukung prestasi.

“Yang utamanya justru kesinergitasan dan guyub semua komponen di sekolah. Dalam kegiatan ini baik siswa, guru dan orangtua murid membaur jadi satu. Ini akan menambah keakraban di lingkungan sekolah yang tentunya akan motivasi untuk mengembangkan sekolah ke depannya,” katanya.(adv)