KEPALA SMP Muhammadiyah Cimanggu Haryanto SPdI menyerahkan trofi Popda secara simbolis kepada pesilat juara Popda 2018, Senin(12/3).SATELITPOST/TASLIM INDRA

CIMANGGU, SATELITPOST-Pesilat SMP Muhammadiyah Cimanggu menjadi andalan tim Kecamatan Cimanggu dalam perolehan medali Popda tingkat Kabupaten Cilacap. Hampir setiap tahun tim pencak silat dari SMP Muhammadiyah Cimanggu kategori tanding tak pernah absen meraih medali pada setiap Popda kabupaten maupun tingkat eks karesidenan. Bahkan beberapa tahun lalu hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Untuk mengapresiasi pesilat berprestasi dilakukan penyerahan trofi dan hadiah kepada ke enam pesilat yang berhasil meraih medali pada kejuaraan Popda Kabupaten Cilacap Februari lalu. Penyerahan trofi dan hadiah diberikan Kepala SMP Muhammadiyah Cimanggu Haryanto SPdI didampingi Pembina Tapak Suci dan Kesiswaan usai  kegiatan upacara bendera Merah Putih.

Kepada SatelitPost Haryanto menyampaikan tim pencak silat di sekolah yang dia pimpin merupakan penyumbang medali terbanyak dan menjadi andalan di Kecamatan Cimanggu dibandingkan cabang olahraga lainnya. Bahkan sejak Popda tahun 2012 lalu tim pencak silat dari Kecamatan Cimanggu selalu langganan juara umum menyisihkan kontingen kecamatan lain.

“Dulu sekolah kami selalu juara umum dan menjadi andalan Kecamatan Cimanggu dalam perolehan medali Popda tingkat Kabupaten Cilacap bahkan ada yang sampai tingkat Jawa Tengah,” katanya.

Pada Popda tahun 2018 Pesilat Cimanggu masih meraih beberapa juara. Bahkan, satu pesilat akan bertanding di tingkat eks Karesidenan Banyumas yang akan dilaksanakan di Kabupaten Banjarnegara.

Ditambahkan untuk memotivasi dalam meningkatkan sekaligus regenerasi prestasi pesilat khususnya untuk persiapan menghadapi Popda tahun mendatang pihaknya akan terus mendorong siswa. Caranya dengan memberikan pembinaan yang lebih berkualitas dan terprogram dengan melibatkan pelatih yang berkulitas.

Untuk regenerasi atlet pada tahun ajaran mendatang sekolah mewajibkan seluruh siswa mengikuti kegiatan Tapak Suci sebagai ekstra wajib. Selain itu mengadakan pemusatan latihan oleh pembina Tapak Suci di sekolah. Tak lupa juga, sekolah pro aktif dalam berbagai even.

Untuk mewujudkan program tersebut akan memberikan pemenuhan fasilitas latihan berupa peralatan yang dibutuhkan. Satu di antaranya adalah matras yang dianggarkan pada tahun ajaran baru dan dipenuhi secara bertahap. “Saya minta dukungan dan kerjasamanya dari semua pihak termasuk orang tuauntuk mewujudkan program tersebut guna melahirkan pesilat juara yang memiliki karakter dan berakhlak mulia,” katanya. (lim)