PURWOKERTO, SATELITPOST-Dengan banyaknya isu beredar bahwa di areal kota Purwokerto dan beberapa jalan penghubung Kabupaten Banyumas-Cilacap sering terjadi kasus pembegalan. Bahkan di Kecamatan Kebasen sempat ada korban pembegalan. Hal tersebut tidak dibenarkan oleh Kepolisian Polres Banyumas.

Dari informasi beredar yang berhasil dihimpun SatelitPost, bahwa ada kasus pembegalan dengan modus motor mogok dan pancingannya cewek untuk memikat korbannya, serta dua orang menjadi korban pembacokan di Gunung Tugel, kemudian satu orang di Kebasen menjadi korban begal dengan luka bacok. Hal tersebut dibantah oleh pihak kepolisian Polres Banyumas.

Kasat Reskrim Polres Banyumas, AKP Djunaedi, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut. Ia memastikan jika ada informasi seperti itu pasti pihak kepolisian akan segera menindaklanjutinya. Sedangkan menurut Kapolsek Kebasen, AKP Suprijadi di wilayahnya juga belum ada informasi kejadian seperti itu. “Kalau di Kebasen sampai sekarang, belum ada terkait informasi tersebut,” kata dia.

Kapolsek menduga informasi tersebut merupakan berita palsu ataupun hoax, dan berharap masyarakat tidak mudah termakan informasi hoax. “Masyarakat jangan mudah percaya dengan berita atau info yang beredar di media sosial. Apalagi pengirim berita tidak diketahui, bisa saja hal tersebut hanya untuk membuat resah. Namun, kita tetap harus berhati-hati dan waspada,” ujarnya.

Selama ini untuk Polsek Kebasen sendiri, Kapolsek menjelaskan pihaknya senantiasa memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat, selain itu juga selalu menjalin informasi, komunikasi dan kerjasama dengan intansi lain. “Kami selalu melaksanakan patroli rutin pad asiang dan malam hari, dengan sasaran tempat rawan dan jam rawan kriminalitias, sebagai upaya untuk mengantisipasi timbulnya gangguan keamanan,” kata dia.(san)

Komentar

komentar