BANJARNEGARA, SATELITPOST – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), merupakan ajang pembinaan atlet sejak dini. Kegiatan yang diikuti oleh pelajar SD hingga SLTA ini, mempertandingkan beberapa cabang olahraga.

Ketua KONI Kabupaten Banjarnegara, Nurrohman Ahong mengatakan, dari ajang ini dia meminta para pengurus cabang ikut memantau setiap cabang yang dipertandingkan. Hal ini sangat penting sebagai pijakan bagi pengkab, untuk mencari dan membina atlet potensial sejak dini.

“Memang tidak semua cabang, tetapi setidaknya ini bisa menjadi ajang pencarian bibit bagi pengkab. Sehingga ke depan, pembinaan akan terus berkesinambungan dan berjenjang,” katanya.

Menurutnya, Popda yang digelar sejak 6 hingga 9 Februari ini merupakan penggalian prestasi siswa non akademik. Terlebih ajang ini merupakan pembinaan olahraga berjenjang di kalangan pelajar, mulai dari tingkat kabupaten, regional, provinsi, hingga nasional.

“Tidak menutup kemungkinan dari ajang ini, akan muncul atlet berbakat yang siap megharumkan nama Banjarnegara dan Indonesia. Seperti nama Ragil di ajang pencak silat, berhasil menjadi juara dunia dan dia memulainya dari Popda,” katanya.

Ketua Perbasi Banjarnegara, Djarkasi mengatakan, Popda merupakan satu event di kalangan pelajar sebagai pembuktian pembinaan yang dilakukan di tingkat sekolah.

“Banyak potensi yang selama ini tidak terpantau, sehingga penting bagi pengkab untuk terjun langsung dan memantau atlet muda Banjarnegara yang berlaga di ajang ini,” katanya. (oel)