CILACAP, SATELITPOST-Pasangan Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang di Nusakambangan. Hasil perhitungan di tujuh Lembaga Permasyarakatan yang ada di Nusakambangan, paslon nomor urut 02 mendapatkan sebanyak 249 suara, dan paslon nomor urut 01 sebanyak 128 suara.

Koordinator Lapas Nusakambangan, Erwedi Supriyatno, mengatakan, ada sebanyak sembilan tempat pemungutan suara yang ada di Nusakambangan. TPS yang ada bukan hanya bagi para narapidana di tujuh lapas, kecuali di Lapas Batu, tetapi untuk pegawai serta keluarga pegawai yang ada di Nusakambangan.

Untuk Lapas Batu, menggunakan TPS mobile, karena hanya ada dua napi yang ada di dalam lapas tersebut. Mereka yang ada di dalam diberikan amplop berisi surat suara yang disegel, dan disegel kembali usai dicoblos.

“Untuk hasilnya, secara keseluruhan di seluruh TPS yang ada di Nusakambangan, baik yang lapas dan pegawai untuk paslon 01 mendapat 157 suara, dan untuk paslon nomor 02 sebanyak 304 suara,” katanya, kemarin.

Pada pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 kemain berjalan dengan lancar dan tertib. Meskipun demikian, masih banyak narapidana yang tidak menyalurkan hak suaranya. Terutama narapidana kasus terorisme, meski masuk pada Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Dari total napiter yang di Nusakambangan ada sebanyak 197 orang, hanya lima orang yang memilih,” ujarnya.

Napiter yang enggan memberikan hak pilihnya berada di Lapas Batu Permisan dan juga Kembangkuning. Hasil ini berbanding terbalik dengan hasil di Lapas Kelas II B Cilacap yang masuk dalam TPS Khusus 114 Kelurahan Sidanegara. Warga binaan lebih banyak memilih Pasangan capres Joko Widodo-Ma’ruf Amin, dengan selisih angka dari kedua capres ada sekitar 19 suara.

Hasil perhitungan, untuk capres Jokowi-Ma’ruf mendapat suara sebanyak 75 suara dan untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih sebanyak 56 suara. Serta ada satu surat suara tidak sah. (ale@satelitpost.com)