BATURRADEN, SATELITPOST-Diduga depresi karena menderita sakit asma yang sudah menahun, seorang kakek bernama Nawikarta (75), warga Desa Karangtengah RT 2 RW 4, Kecamatan Baturraden nekat mengakhiri hidupnya, Minggu (10/2/2019). Kejadian tersebut sontak membuat warga sekitar terkejut.

Kapolsek Baturraden, AKP Mugiono, mengatakan mayat Nawikarta ditemukan pukul 08.30 WIB oleh anak kedua Nawikarta yakni Kaidem (48). Kaidem yang berada di sebelah rumah Nawikarta curiga dengan keadaan rumah yang dalam keadaan tertutup baik pintu dan jendelanya.

“Merasa curiga, kemudian saksi masuk ke dalam rumah untuk mengecek keberadaan orang tuanya, dan menemukan bapaknya dalam keadaan tergantung di dalam ruangan kamar tengah pada sebuah tangga,” kata Mugiono.

Melihat orangtuanya tergantung, Kaidem langsung berteriak meminta tolong. Wargapun berdatangan mendengar teriakan Kaidem. Beberapa warga lainnya pun menghubungi Polsek Baturraden. “Mendapati laporan kami menuju ke lokasi kejadian dan mencoba menurunkan yang  bersangkutan,” ujarnya.

Setelah diturunkan, polisi yang datang bersama tim medis Puskesmas Baturraden memeriksa jenazah Nawikarta. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan dan Nawikarta dipastikan meninggal karena gantung diri. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, posisi tergantung dengan seutas tali tambang warna biru pada sebuah tangga yang terletak di kamar tengah,” kata dia.

Dari keterangan pihak keluarga, Nawikarta memiliki riwayat sakit asma yang sudah menahun. Kemungkinan ia depresi karena mengalami sakit yang tak kunjung sembuh.(san)