BUPATI Pu

PURBALINGGA, SATELITPOST – Merayakan naiknya Dyah Hayuning Pratiwi ke kursi nomor satu Purbalingga, Pemerintah Kabupaten menyelenggarakan Pesta Rakyat di Alun-alun, Sabtu (13/4/2019). Acara diisi pementasan kesenian dan makanan gratis untuk masyarakat Purbalingga. Sedikitnya,13 pedagang kaki lima (PKL) diborong. Tiap PKL menyediakan antara 100-200 porsi makanan yang dijualnya.

Warga sudah berkerumun di masing-masing stand makanan gratis sejak selepas Isya. Namun, mereka belum bisa mengambil makanan karena sesuai instruksi, menunggu bupati naik panggung utama. Begitu bupati naik panggung dan mendapat sambutan dari pembawa acara, itulah waktunya perebutan makanan dimulai. Dalam satu menit, 200 porsi mie ayam Bang Kumis ludes dihajar massa.

Di tempat lain, penjaja makanan berkuah seperti soto, terlihat kerepotan meladeni serbuan permintaan. Tangan penjual tampak gesit menerima wadah soto, menuang kuah, dan kembali menyerahkannya kepada warga.

Tak ayal, banyak warga mesti gigit jari karena kalah cepat dengan yang lainnya. Meski demikian, lantunan tembang dari bupati yang membawakan “Selow” karya Wahyu Selow dan “Inikah Namanya Cinta” karya M.E bisa menghibur mereka.

Spesial, grup band yang mengiringi bupati merupakan jajaran Forkompinda. Suami Bupati, Rizal Diansyah menabuh drum, Kepala Dinporapar Yanuar memainkan bas, Kepala Dinkop UKM, Budi Susetyono dan Kabag Hukum dan HAM, Sugeng Subroto memainkan keyboard.

“Melalui kesempatan yang berbahagia ini, kegiatan Pesta Rakyat ini bukan untuk pamer-pameran, bahwa Bu Tiwi telah dilantik, bukan. Akan tetapi, melalui Pesta Rakyat ini, saya ingin didoakan oleh masyarakat Kabupaten Purbalingga. Saya mohon doa restu, mohon bimbingan agar ke depan dapat  melaksanakan tugas dengan baik, agar bisa menjadi pemimpin yang amanah dan bisa membawa Purbalingga ke depan menjadi kabupaten yang lebih baik lagi,” ujar Tiwi saat memberikan sambutan. (Cr3)