PURBALINGGA, SATELITPOST – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga, menggelar pentas kebudayaan. Berbagai kebudayaan dilaksanakan sejak pagi sampai malam hari. Mulai dari kethongan, kuda lumping, sampai wayang kulit, yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Bobotsari Purbalingga, Sabtu (7/12).

 

Ketua Bawaslu Purbalingga, Imam Nurhakim, menyampaikan, pagelaran budaya ini dilaksanakan selain untuk nguri-uri budaya juga dalam rangka sosialisasi partisipasi masyarakat, selama Pilkada 2020 mendatang. Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut dalam pengawasan pilkada.

 

“Pengawasan akan jauh lebih optimal jika seluruh komponen masyarakat berpartisipasi aktif menjadi pengawas partisipatif,” kata Imam, Sabtu (7/12) malam.

 

Maksud ajakan kepada masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemilu, adalah untuk menciptakan pilkada yang bersih dan berintegritas. Karena masyarakat sesungguhnya adalah mitra dan sahabat Bawaslu yang secara bersama-sama harus memastikan proses demokrasi berjalan sesuai prosedur.

 

“Agar kedaulatan rakyat dalam pilkada juga dapat ditegakkan, tanpa tercederai oleh praktek-praktek kotor yang merusak demokrasi seperti tindakan money politik”, kata Imam.

 

Kepala Kesbangpol Purbalingga Faturakhman  mengatakan sangat mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, mengawasi adalah kewajiban semua masyarakat. Agar pilkada berjalan dengan aman lancar dan damai. “Kegiatan sosialisasi pengawasan melalui gelar budaya ini akan menjadi entry point dalam rangka menghantarkan Pilkada Kabupaten Purbalingga yang bermartabat dan berintegritas,” katanya.

 

Selain Kepala Kesbangpol Purbalingga, hadirbalam acara tersebut yakni perwakilan dinas pendidikan dan kebudayaan Purbalingga, Komisioner KPU Purbalingga, Forkompincam Bobotsari, koordinator wilayah se kecamatan Bobotsari, kepala sekolah dan siswa-siswi Pemilih Pemula, kepala desa dan tim penggerak PKK se kecamatan Bobotsari, serta masyarakat umum di wilayah Kabupaten Purbalingga.

 

Dalam sosialisasi pengawasan partisipatif ini Bawaslu Purbalingga menghadirkan kesenian Kenthongan Titir Budaya, Kuda Kepang Khodam Wijaya Kusuma, pertunjukan Tari Kreasi dilanjut Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk yang dipimpin oleh dalang Ki Tuwuh Permana Jati.

 

Acara berlangsung meriah, sejak pagi hingga malam hari ribuan masyarakat hadir dan menyaksikan pagelaran kebudayaan dalam rangka sosialisasi pengawasan partisipatif ini. (min)