logo satelitpost

PURBALINGGA, SATELITPOST-Pembangunan dua megaproyek tahun jamak atau multiyears kembali dilanjutkan tahun depan. Kedua proyek ini antara lain pembangunan gedung baru DPRD Kabupaten Purbalingga di Jalan S Parman dan Purbalingga Islamic Centre (PIC) di Jalan Soekarno-Hatta.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan (Bapelitbangda) Kabupaten Purbalingga, Yani Sutrisno, Selasa (6/11/2018) mengatakan, kedua proyek tersebut kembali masuk dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 Kabupaten Purbalingga yang saat ini tengah dibahas oleh Pemkab bersama DPRD Kabupaten Purbalingga.

“Untuk anggarannya, masing-masing Rp 8 miliar lebih. Sesuai kebijakan Ibu Plt Bupati, pembangunan proyek multiyears harus dianggarkan tiap tahunnya hingga selesai. Namun tetap melihat kemampuan anggaran,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kabupaten Purbalingga, Sigit Subroto menambahkan, untuk pembangunan kompleks PIC, tahun depan akan kembali dilelang dengan anggaran yang sama dengan tahun ini. Adapun pembangunan berupa mengisi rangka yang sudah terbangun. “Besok dilelang ulang, anggarannya Rp 8 miliar. Tahun ini, pembangunannya ditunda karena sempat bermasalah,” katanya.

Pembangunan PIC tahun ini ditunda karena tersandung masalah operasi tangkap tangan (OTT) Bupati nonaktif Tasdi. Sedangkan untuk pembangunan gedung baru DPRD Kabupaten Purbalingga tahun ini telah dimulai, namun baru tahap struktur utama, atap dan dinding.

“Tahun 2019 pemkab menganggarkan lagi Rp 8 miliar untuk melanjutkan untuk penyempurnaan seperti pemasangan keramik, plafon, pengecatan dan penataan lingkungan. Ada ruangan yang masih harus disekat-sekat. Mungkin pembangunannya selesai dengan interiornya dan bisa digunakan pada 2020,” katanya.(min)

 

PURBALINGGA, SATELITPOST-Pembangunan dua megaproyek tahun jamak atau multiyears kembali dilanjutkan tahun depan. Kedua proyek ini antara lain pembangunan gedung baru DPRD Kabupaten Purbalingga di Jalan S Parman dan Purbalingga Islamic Centre (PIC) di Jalan Soekarno-Hatta.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan (Bapelitbangda) Kabupaten Purbalingga, Yani Sutrisno, Selasa (6/11) mengatakan, kedua proyek tersebut kembali masuk dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 Kabupaten Purbalingga yang saat ini tengah dibahas oleh Pemkab bersama DPRD Kabupaten Purbalingga.

“Untuk anggarannya, masing-masing Rp 8 miliar lebih. Sesuai kebijakan Ibu Plt Bupati, pembangunan proyek multiyears harus dianggarkan tiap tahunnya hingga selesai. Namun tetap melihat kemampuan anggaran,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kabupaten Purbalingga, Sigit Subroto menambahkan, untuk pembangunan kompleks PIC, tahun depan akan kembali dilelang dengan anggaran yang sama dengan tahun ini. Adapun pembangunan berupa mengisi rangka yang sudah terbangun. “Besok dilelang ulang, anggarannya Rp 8 miliar. Tahun ini, pembangunannya ditunda karena sempat bermasalah,” katanya.

Pembangunan PIC tahun ini ditunda karena tersandung masalah operasi tangkap tangan (OTT) Bupati nonaktif Tasdi. Sedangkan untuk pembangunan gedung baru DPRD Kabupaten Purbalingga tahun ini telah dimulai, namun baru tahap struktur utama, atap dan dinding.

“Tahun 2019 pemkab menganggarkan lagi Rp 8 miliar untuk melanjutkan untuk penyempurnaan seperti pemasangan keramik, plafon, pengecatan dan penataan lingkungan. Ada ruangan yang masih harus disekat-sekat. Mungkin pembangunannya selesai dengan interiornya dan bisa digunakan pada 2020,” katanya.(min)