ANGGOTA TNI menangkap tersangka pencuri sepeda motor dinas TNI, Sabtu. Tersangka ditangkap di rumahnya di Desa Brobot, Kecamatan Bojongsari.
ANGGOTA TNI menangkap tersangka pencuri sepeda motor dinas TNI, Sabtu. Tersangka ditangkap di rumahnya di Desa Brobot, Kecamatan Bojongsari.

PURBALINGGA, SATELITPOST-Setelah sekitar satu bulan menjadi buronan, akhirnya Miswanto alias Anto berhasil dibekuk. Tersangka ditangkap di rumahnya, Desa Brobot RT 07 RW 02 Kecamatan Bojongsari, Sabtu (10/3). Penangkapan dilakukan oleh anggota Unit Intel Kodim 0702/Purbalingga, di bawah komando Pasi Intel Kodim Kapten Arm Kasan.

“Tersangka ditangkap di rumahnya, pada hari Sabtu sekitar pukul 17.30, di tempat itu juga sepeda motor hasil curian disimpan, sehingga langsung dibawa juga sebagai barang bukti,” kata Dandim Letkol Inf Andy Bagus Diyan Arika SIP, melalui  Pasi Intel Kodim Kapten Arm Kasan, Minggu (11/3).

Beberapa bulan lalu, tersangka mengambil motor dinas milik Pelda Jarot. Penangkapan berawal dari laporan adik Pelda Jarot, yang melihat tersangka menggunakan sepeda motor dinas melintas di Jalan Raya Kembaran Kulon-Kutasari tepatnya di depan Perumahan Gemuruh.

“Pada hari Jumat Pak Agus melihat motor yang dimaksud, dia mencoba mengejar, tapi tidak berhasil. Lalu lapor pada kami, dan kami lakukan pengembangan di sekitar wilayah tersebut,” katanya.

Selanjutnya, setelah mendapatkan data-data yang cukup, anggota Unit Intel Kodim Purbalingga mendatangi rumah Miswanto. Didampingi oleh perangkat desa setempat, dilakukan pengeledahan dan ditemukan satu unit sepeda motor Suzuki Thunder yang dicuri.

“Tidak ada perlawanan yang berarti, dan sepeda motor berada di dalam kamar, sepeda motor benar merupakan Suzuki Thunder, sebagai kendaraan Dinas TNI yang sudah diubah warnanya menjadi warna merah,” katanya.

Beberapa barang bukti yang ditemukan di TKP yakni sepeda motor, dua buah kunci leter T, alat untuk mengubah warna kendaraan tersebut, kelengkapan kendaraan Thunder yang sudah dipreteli seperti  dua buah pelat Dinas noreg 12020-IV, 1 buah pelindung knalpot warna stainless, satu set tebeng SPM Thunder warna hijau, satu buah lampu bulat depan SPM thunder (asli), empat buah lampu riting Thunder (asli) depan dan belakang, dua buah spion, dua buah tutup stang kanan dan kiri, satu buah klakson motor Thunder.

“Pengakuan tersangka, dia terpaksa mencuri kendaraan milik Pelda Jarot hanya karena tidak punya uang dan ingin memiliki kendaraan bermotor,” ujarnya.

Kasan menambahkan, hasil pengembangan mengungkap Anto suka meniru gaya seperti tentara. Selain pengakuan tersangka sendiri, hal itu dibuktikan dengan banyaknya barang-barang yang berbau militer. Di antaranya celana loreng, sepatu PDL, peples, baret dan lainnya.

“Ngakunya sih dia dapat dari membeli dan digunakan untuk koleksi sendiri, barang barang itu juga ikut diamankan,” katanya.

Selain itu, lanjut Kasan, berdasarkan laporan warga sekitar, tersangka merupakan orang yang tempramental. Anto memiliki kebiasaan buruk yang sudah meresahkan warga sekitar. Petugas juga menemukan beberapa jenis senjata tajam di kamar tersangka. Pengakuan tersangka, barang-barang tersebut biasa digunakan untuk menakuti orang.

“Di dalam kamar tersangka ditemukan  beberapa senjata tajam yang sering digunakan untuk menakut-nakuti keluarga maupun warga sekitar seperti senapan angin dan puluhan senjata tajam seperti sangkur,  golok, badik dan samurai. Bahkan juga ditemukan beberapa bukti kejahatan lain yang dilakukan tersangka seperti STNK, pelat motor, dan kunci sepeda motor yang pernah dicurinya,” kata dia.

Setelah ditangkap, tersangka diserahkan kepada Polres Purbalingga. Selanjutnya, kasus ini sedang ditangani oleh unit reskrim Polres Purbalingga. “Iya, kemarin  (Sabtu, red) tersangka pencuri motor dinas TNI diserahkan ke Polres, saat ini masih terus kami dalami kasus ini,” kata Kasat Reskrim AKP Tarjono Sapto N SH MH. (min)