Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi , secara simbolis menyerahkan surat remisi kepada warga binaan, Sabtu (17/8) lalu. AMIN
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi , secara simbolis menyerahkan surat remisi kepada warga binaan, Sabtu (17/8) lalu. AMIN

PURBALINGGA, SATELITPOST – Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Kabupaten Purbalingga, sudah tidak ideal menampung warga binaan. Pasalnya, warga binaan dan tahanan titipan yang ada sudah melampaui kapasitas.

Kepala Rutan Kelas II Purbalingga, Lindo Prabowo mengatakan, saat ini total ada 164 warga binaan termasuk 50 di antaranya masih berstatus tahanan karena proses hukumnya belum selesai.

“Daya tampung sebenarnya tidak sampai 100 orang, tapi ini sudah over kapasitas. Sementara masih bisa tertampung, walaupun sangat tidak ideal,” kata Lindu Prabowo, usai upacara pemberian remisi, di Rutan Purbalingga, Sabtu (17/8) lalu.

Pada HUT RI ke 74 ini, 110 orang warga binaan Rutan Kelas II B Purbalingga menerima remisi. Lima di antaranya bahkan langsung bebas, setelah mendapatkan potongan hukuman.

“Dari 110 orang penerima remisi hari kemerdekaan, lima orang dapat remisi umum II dan 105 lainnya remisi umum I,” kata Lindu.

Lima orang yang mendapatkan remisi umum II, langsung bebas sejak hari itu karena masa tahanan langsung habis setelah mendapatkan potongan hukuman. Sedangkan warga binaan yang mendapatkan remisi umum I, masih harus tinggal untuk menyelesaikan masa kurungannya.

“Warga binaan yang mendapatkan remisi, kami harap tidak melakukan pelanggaran hukum lagi. Kembali ke masyarakat dan menjadi manusia produktif,” katanya.

Pemberian remisi secara simbolis diserahkan pejabat dari Pemkab Purbalingga. Dua surat remisi diserahkan oleh Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi dan Ketua DPRD Purbalingga, H Tongat.

Usai penyerahan surat remisi, jajaran Pemkab dan Forkompinda Purbalingga bersama-sama melakukan tebar benih ikan dilanjutkan meninjau bengkel dan melihat hasil karya para warga binaan. (amin@satelitpost.com)