logo satelitpost

PURBALINGGA, SATELITPOST- Produksi padi hasil panen  petani di Desa Wlahar Kecamatan Kaligondang mengalami pengurangan.Hama tikus menjadi faktor dominan berkurangnya produksi padi di wilayah tersebut.

Ketua Kelompok Tani Bukit Hijau Desa Wlahar Marsono mengatakan, di wilayahnya, musim panen sudah dimulai sejak akhir bulan kemarin. Dari sebagian petani yang sudah panen,rata-rata mengeluhkan produksi padi yang terus berkurang. Jika hama wereng mampu diatasi petani, namun sangat berbeda dengan hama tikus. Petani mengaku sudah kewalahan dengan hewan pengerat perusak tanaman padi tersebut.

” Kami masih belum bisa mengatasinya, hanya bisa pasrah. Padahal saat masa tanam dulu sudah dilakukan gropyok,tapi hama ini muncul lagi saat mulai masuk musim penghujan.” katanya, Rabu (5/12).

Akibat hama tersebut, tanaman padi  menjadi rusak dan busuk. Otomatis, gabah yang dihasilkanpun menjadi berkurang. “Kalau dirata-rata dari para pemilik sawah mengaku pengurangannya sekitar 20 persen. Biasanya petani anggota kami mendapat 3-4 kuintal, sekarang menjadi berkurang.” ujarnya.

Anggota gapoktan lainnya, Warsidi mengatakan,‎ jika biasanya hama tikus menyerang tanaman padi yang baru ditanam beberapa hari. Namun saat ini tikus menyerang padi yang sudah mulai matang hingga petani tidak bisa berbuat apa-apa. “Kalau diserang saat baru menanam, kami masih bisa  menanam ulang, tapi karena diserang sudah mulai matang, kami hanya bisa pasrah dengan hasil panennya.” ujarnya.‎

Petani, kata dia sudah berupaya membasmi hama tikus dengan melakukan pengemposan dengan menggunakan belerang, tetapi tikus masih saja  muncul. Bahkan ‎pembasmian dengan cara gropyok juga sudah dilakukan, namun populasi tikus tidak pernah habis.”Kemungkinan karena masa tanam yang tidak bersaamaan, jadi tikus tidak tuntas dibasmi .Karena biasanya gropyok dilakukan saat pengolahan lahan sebelum masa tanam.” katanya.‎

 

Diperkirakan, dari 40 hektar lahan persawahan di Desa Wlahar  hampir seluruh tanaman padi terserang hama tikus. Tidak hanya itu, petani juga masih dipusingkan dengan turunnya hujan yang  mengakibatkan lahan persawahan banjir. (rar)