PURBALINGGA, SATELITPOST – Seperti jadi hal wajib bagi sebagian pelajar, jika lulus dari sekolah menengah dirayakan dengan corat-coret baju dan konvoi kendaraan. Sayangnya, aksi narsisitik oleh belasan pelajar pada Senin (13/5) kemarin dihentikan oleh jajaran Polsek Mrebet.

Kapolsek Mrebet AKP SE Purwanto mengatakan, pihaknya menghentikan konvoi sebab berbahaya bagi arus lalu lintas. Jajarannya menjaring para pelajar tersebur di jalan raya Desa Selaganggeng, Kecamatab Mrebet. “Arak-arakan kelulusan dicegat saat anggota tengah melaksanakan patroli rutin. Mereka diberi teguran langsung karena aksinya yang membahayakan pengguna jalan lain,” kata Kapolsek.

Selain ditegur, para pelajar didata satu persatu. Selanjutnya, anggota memeriksa bagai kendaraan tas sekolah gunan menghindari mereka membawa senjata tajam atau miras. Beruntung, para pelajar tidak membawa senjata tajam dan miras. Jika kedapatan, tentu saja perilaku tersebut mengganggu keamanan dan ketertiban masyrakat.

“Anggota juga memeriksa barang bawaan maupun surat kelengkapan kendaraan. Hal ini untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan,” ujarnya.

Usai dihentikan, para pelajar dipersilahkan pulang bergantian tanpa arak-arakan. Kapolsek menambahkan, dengan langkah yang dilakukan semoga situasi wilayah tetap aman dan kondusif, tidak terjadi gangguan keamanan akibat pelajar yang merayakan kelulusan.”Kita juga berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait temuan siswa yang hendak konvoi untuk penanganan selanjutnya,” katanya. (Cr3)