PURBALINGGA, SATELITPOST РRealisasi pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Kabupaten Purbalingga masih rendah. Untuk itu, Dinpermades membentuk tim untuk melakukan monitoring  percepatan DD dan ADD. Harapannya, dengan bertemu secara langsung bisa mengetahui apa yang menjadi kendala pemdes terkait proses pencairaan.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Kerjasama Dinpermasdes Purbalingga, Erawati mengatakan, berdasarkan instruksi Bupati Dinpermasdes harus melakukan percepatan terkait pencairan DD dan ADD. Oleh karena itu, di Dinpermasdes membentuk tiga tim monitoring percepatan. Sebab, secara umum realisasi pencairan masih rendah.

“Secara keseluruhan, realisasi pencairan masih rendah, paling sekitar 20 persen. Realisasi DD tahap I sudah semua, tapi ADD baru 38 desa,” kata Erawati, usai Kegiatan Sosialisasi percepatan DD dan ADD, di Kecamatan Kalimanah, Kamis (16/5).

Hasil monitoring yang dilakukan, diketahui beberapa masalah yang menjadi kendala. Di antaranya adalah kekurangan personel atau tenaga di jajaran pemdes. Selain itu, ada juga yang terkendala proses adaptasi, antara kades lama dan kades baru.

“Kita ingin langsung ketemu pemdes. Jadi tahu permasalahannya, rata-rata mereka perlu koordinasi dengan pengelola sebelumnya, karena pergantian kades. Selain itu kekurangan pekerja. Beberapa perangkat kosong, sehingga diampu satu dua orang saja,” kata dia.

Namun, lanjut Erawati, secara umum untuk teknis proses pencairan tidak menjadi masalah bagi desa. Hanya saja, memang untuk penggunaan Siskudes perlu ditingkatkan lagi. Karena untuk saat ini, proses pencairan wajib menggunakan Siskudes. “Beberapa desa sedang proses mendekati akhir, karena secara umum, teknis tidak ada masalah,” ujarnya.

Dia menambahkan, bahwa perlu peningkatan pemahaman oleh pihak Pemdes. Karena diketahui, ketika dari desa telah menyerahkan berkas-berkas, mereka beranggapan sudah menyelesaikan proses. Tetapi, pada setiap tahapan, baik kecamatan maupun Dinpermades, perlu ada verifikasi.

“Desa tahunya kalau sudah sampai kita (Dinpermasdes, red) ya sudah selesai, padahal dari kita ada verifikasi, ada koreksi. Jika ada perbaikan ya perlu dikembalikan untuk diperbaiki lagi,” ujarnya. (min)