RELAWAN dan warga membersihkan sisa-sisa material longsoran, Rabu (5/12).SATELITPOST/RARE

PURBALINGGA, SATELITPOST- Dua rumah warga di Desa Sidareja Kecamatan Kaligondang rusak parah diterjang tanah longsor akibat hujan deras pada Selasa (4/11) petang. Pantauan di lapangan, dua rumah tersebut berada di RT 16 RW 6 Dukuh Catutan milik Kasmiarji (60th) yang ditempati dua orang  dan Rudiarso (45th) yang dihuni lima orang.

Material tanah tebing setinggi 9 meter dengan panjang 15 meter  ambrol dan menerjang sebagian rumah Kasmiraji hingga mengalami rusak parah. Sementara material longsor lainnya yang mengenai rumah Rudiarso mengakibatkan atap dan kanopi yang baru dipasang belum lama ini rusak.

“Awalnya terdengar suara gemuruh lalu diakhiri bunyi brakk keras di belakang rumah. Setelah kami tengok ternyata bagian dapur sudah hancur tertutup material tanah dan rumpun bambu.” kata Hadminah (50) istri Kasmiarji, Rabu (5/12) siang.

Beruntung saat kejadian mereka sedang berada di ruang depan. Penghuni rumah sangat bersyukur masih selamat dari peristiwa yang terjadi bersamaan dengan datangnya waktu shalat Maghrib tersebut. Sementara itu. Rusdiarso mengaku merasa khawatir longsor akan kembali terjadi jika hujan kembali turun. “Sisa tebing yang longsor harus diratakan, kami khawatir bisa longsor lagi.” katanya.

Anggota Purbalingga Reaksi Cepat (PRC) Dalops BPBD Purbalingga Arif Yulianto mengatakan, pihaknya bersama warga serta relawan lainnya langsung melakukan pengeprasan sisa tebing agar serta pembersihan material longsor. “Sementara ditangani dengan meratakan bekas longsoran, karena jika tidak, berbahaya saat hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Kami mengimbau agar pemilik rumah tetap waspada,” katanya.

Adapun kerugian materi akibat bencana tersebut ditaksir mencapai  Rp 10 juta untuk rumah Kasmiarji dan ‎ Rp 3 juta untuk rumah Rudiarso. (rar)