BUPATI Purbalingga Tiwi, Plt Disnaker Agus Winarto, dan Manajemen PT Shun Chang Indonesia,saat berkoordinasi Kamis (10/10).

PURBALINGGA, SATELITPOST  – Pada akun facebook Suara Purbalingga Perwira, diunggah video sejumlah orang sedang menemui securty PT Shun Chang Indonesia, pada dini hari. Mereka hendak meminta izin untuk menjemput keluarganya yang bekerja di perusahaan tersebut.

Beberapa alasan untuk segera pulang karena anaknya yang sudah rewel. Seorang security menyampaikan, untuk lembur akan selesai sekitar pukul 03.00 WIB. Postingan tersebut, mendapatkan respons 320 komentar, dan 831 kali dibagikan.

Viralnya video tersebut,  Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dan jajarannya melakukan pertemuan dengan direksi PT Shun Chang Indonesia, Kamis (10/10/2019). Manajemen mengaku mengetahui adanya persoalan yang viral di medsos. Namun, kepada bupati, manajemen menyatakan sudah menyelesaikan secara internal perusahaan.

 

“Tadi saat saya berada di Shun Chang, mengkomunikasikan terkiat masalah yang beredar, isu-isu yang muncul di medsos dan sebagainya, bahwa masalah tersebut sudah diselesaikan di pihak internal. Antara pihak perusahaan dan pihak pekerja sudah ada kesepakatan bersama,” kata Tiwi.

 

Sedangkan Plt Kepala Dinaker Purbalingga Agus Winarno mengatakan, tidak ada pemberitahuan terkait lembur tersebut. Namun, setelah viralnya kabar tersebut, kemudian Dinaker memfasilitasi dengan melakukan mediasi.

 

“Setelah kita fasilitasi dan mediasi ada kesepakatan, yang harus lembur juga ada uang lemburnya,  yang lemburnya sampai pagi juga besoknya diliburkan tapi tetap dibayar, begitu sudah ada kesepakatan,” kata Agus.

 

Dia menambahkan, ketika bicara peraturan, pemberlakuan lebur sampai pagi menyalahi aturan. Karena aturan lebur maksimal adalah tiga jam. Namun, berdasar keterangan yang didapat, dalam lembur di PT Shun Chang ada pengelompokan, tergantung job desk-nya.

 

“Kalau bicara peraturan tidak bisa, tapi kalau bicara kepentingan perusahaan, perusahaan kan punya kepentingan untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai target, sepanjang di komunikasikan ya monggo lah,” ujarnya. (min)