Perwakilan Yayasan Kinderhilfe Indonesien e.V, yayasan bantuan bagi anak Indonesia dari Jerman menyerahkan secara simbolis bangunan renovasi kepada perwakilan yayasan Al Hidayah Purwokerto di aula sekolah setempat, Sabtu (2/12).SATELITPOST/ALFIATIN
Perwakilan Yayasan Kinderhilfe Indonesien e.V, yayasan bantuan bagi anak Indonesia dari Jerman menyerahkan secara simbolis bangunan renovasi kepada perwakilan yayasan Al Hidayah Purwokerto di aula sekolah setempat, Sabtu (2/12).SATELITPOST/ALFIATIN

 

PURWOKERTO, SATELITPOST- MTs Al Hidayah dan SMA Diponegoro Purwokerto menerima bantuan renovasi bangunan sekolah dari Yayasan Kinderhilfe Indonesien e.V, yayasan bantuan bagi anak Indonesia dari Jerman. Bangunan yang direnovasi di sekolah yang berada di bawah Yayasan Al Hidayah Purwokerto ini berupa aula, perpustakaan, ruang konseling, ruang kelas, dapur serta toilet.

 

Renovasi aula sekolah dari pihak Yayasan Kinderhilfe Indonesien sudah selesai, dan diserahkan secaara resmi gedung dan kunci kepada pihak Yayasan Al Hidayah, Sabtu (2/12) kemarin. Renovasi ini dilaksanakan sejak tanggal 20 Agustus sampai 29 November 2017 kemarin.

 

Kepala Kantor Perwakilan Kinderhilfe di Indonesia, Kus Hardiyanto mengatakan aula yang direnovasi tersebut  sudah hampir ambruk, karena usia yang sudah tua.  “Belum pernah direnovasi sejak tahun 1958, karena pihak sekolah belum memiliki anggaran. Kebetulan di sekolah ini ada dua anak asuh Kinderhilfe Indonesia, saat mengadakan kunjungan ke sekolah ini, kami lihat ada beberapa titik kondisi yang memprihatinkan, bahkan membahayakan keselamatan siswa. Padahal sekolah ini punya sejarah panjang,” ujar Kus Hardiyanto yang biasa dipanggil Hardi ini.

 

Lalu, pihaknya mengambil foto-foto dan membuat proposal sendiri, yang kemudian menawarkan ke yayasan lain yang sehati dengan Kinderhilfe. Ternyata Yayasan Reiner Meutsch Stiftung Fly and Help bersedia membiayai renovasi sekolah ini. Renovasi dilakukan secara swakelola, dengan sebelumnya membetuk tim ahli kecil yang bertugas mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai pelaporannya.

 

Hardi, mengatakan aula yang direnovasi ini dibuat menjadi ruangan besar dengan membuang sekat di tengahnya dan meninggikannya. Di dalamnya juga dibuat land badminton, sehingga saat ini aula menjadi multifungsi, bisa untuk olahraga dan kegiatan lainnya. Selain itu juga ditambah dapur dan toilet.

 

“Aula tersebut diberi nama aula Frendshaft dalam bahasa Jerman, yang artinya aula persahabatan, mengandung makna dengan persahabatan bisa menemukan cara atau jalan, karena yayasan ini dibentuk melalui pertemanan sahabat pena,” ujar Hardi.

 

Tidak hanya aula, renovasi juga dilakukan di ruang yang hampir ambruk juga, dan dijadikan lebih bermanfaat, menjadi perpustakaan. Ruang kelas juga direnovasi ringan, dengan pergantian kusen, daun pintu dan jendela. Serta membangun toilet baru untuk anak-anak.

 

Kepala SMA Diponegoro 1 Purwokerto Ahmad Riyanto SAg sangat berterimakasih dengan bantuan renovasi yang diberikan Yayasan Kinderhilfe Indonesien kepada sekolah mereka. Tentu, kata dia akan menambah semangat belajar para murid dan guru-guru.“Mudah-mudahan para siswa akan lebih bersemangat dalam berkegiatan olahraga, dan berkegiatan di perpustakaan. Kami senang dan bersyukur sekali mendapat bantuan ini,” katanya.

 

Sama halnya dengan Kepala MTs Al Hidayah Dra Sartiningsing, dengan direnovasi bangunan sekolah terlihat menjadi baru.“Harapannya dengan adanya ruangan yang lebih bagus bisa menambah semangat guru dan siswanya dalam belajar mengajar. Serta mudah-mudahan di tahun berikutnya, akan banyak muridnya karena ruangannya sekolah yang sudah lebih bagus lagi ini,” ujarnya. (alf)