BATURRADEN, SATELITPOST-Pemerintah Kecamatan Baturraden membentuk tim pantau yang bertugas untuk mengtrol kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di masing-masing desa yang berada di Kecamatan Baturraden. Tim ini akan melakukan pengecekan kegiatan PSN yang dilakukan di masyarkaat yang berada di 12 desa.

Menurut Camat Baturraden, Budi Nugroho, sebelum membetuk tim ia menggelar rapat dengan mengundang seluruh pemimpin desa yang berada di wilayah Kecamatan Baturraden. “Kita juga adakan rapat dengan PKK Desa, hari ini (Selasa, red) kita juga adakan kegiatan PSN di desa dan sekolah-sekolah,” ujarnya, Selasa (8/1).

Menurut Budi, pembentukan tim tersebut untuk antisipasi serangan demam berdarah di wilayah Kecamatan Baturraden, mengingat di Pandak puluhan orang menjadi korban demam berdarah. “Saya berdayakan dasawisma PKK dan warga untuk PSN mandiri serta mengisi lembar monitor PSN yang wajib ditempel per rumah,” kata dia.

Budi meminta agar masyarakat senantiasa melakukan kegiatan PSN, karena PSN merupakan langkah yang harus dilakukan oleh masyarakat itu sendiri. “Jika memang ada kejadian lapor cepat kepada kami,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Kades Kemutug Kidul, Kardi Daryanto, pada Selasa pagi pihaknya bersama-sama dengan Camat Baturraden malaksanakan PSN dan ternyata ditemukan jentik nyamuk di kamar mandi Balai Desa Kemutug Kidul. “Kita setiap hari menggunakan kamar mandi itu, ternyata ada jentik nyamuknya di gayung penyimpan sikat dan barang lainnya,” kata dia.

Kardi menjelaskan sarang nyamuk berada di tempat-tempat yang tidak disadari oleh masyarakat. Sehingga dia berharap masyarakat lebih teliti dalam melakukan kegiatan PSN. “Artinya memang masyarakat perlu lebih teliti lagi, selain itu mereka juga biasanya berada di tempat yang sulit terjangkau dan ada genangan airnya,” ujarnya.

Untuk mendukung program PSN yang digerakan oleh Pemerintah Kecamatan Baturraden, pihaknya akan menggelar kerja bakti PSN bersama seluruh warga Kemutug Kidul. “Besok hari Jumat kita gerakan seluruh warga, jangan sampai kejadian di Pandak sampai ke sini,” kata dia.(san)