RESEPSIONIS hotel Meotel Purwokerto by Dafam memberikan salam penyambutan untuk tamu yang datang.SATELITPOST/ALFIATIN
RESEPSIONIS hotel Meotel Purwokerto by Dafam memberikan salam penyambutan untuk tamu yang datang.SATELITPOST/ALFIATIN

PURWOKERTO, SATELITPOST-‎Libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019 berdampak pada tingkat hunian hotel. Beberapa hotel bahkan telah mengalami peningkatan okupansi sejak sebelum libur cuti bersama. Satu di antaranya Meotel Purwokerto by Dafam. Hotel yang berada di Jalan DR Soeparno Selatan Nomor 1, Arcawinangun, Purwokerto tersebut mulai ramai sejak sebelum libur Natal tiba.

 

“Peningkatan okupansi secara signifikan kami naik sejak 22 Desember 2018 sudah hampir 100 persen,” kata Front Office Manager Meotel Purwokerto by Dafam, Usmanto Iskhak. Ia menambahkan, puncak peningkatan tingkat huniannya terjadi pada tanggal 28-31 Desember 2018.

 

Ia mengatakan, libur Natal dan Tahun Baru 2019 ini okupansinya lebih baik dari tahun sebelumnya. Selama libur Natal dan Tahun Baru 2019 okupansi hampir 100 persen semua. Hanya tiga hari pada 25-27 Desember 2018 saja yang tingkat okupansi sekitar 93 persen.

 

Sementara itu, Executive Marketing Java Herritaga Hotel, Resya Nur Intan mengatakan hal serupa juga terjadi di Java Herritage Hotel Purwokerto. Okupansi sudah mulai naik sejak sebelum masa libur Natal dan Tahun Baru 2019.‎ Sebab, banyak orang yang memanfaatkan waktu tersebut untuk bersilaturahmi dan berlibur. “Libur natal dan tahun baru kali ini, tingkat okupansi maningkat, hampir 100 persen. Karena memang banyak yang memanfaatkan waktu untuk silaturahmi dan berlibur,” kata dia.‎ (alf)