PURWOKERTO, SATELITPOST-Meski perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih terbilang cukup lama. Pihak Polda Jawa Tengah sudah mempersiapkan jauh hari terkait keamanan dan kenyamanan masyarakat. Mereka bahkan sudah menyiapkan 2/3 personel Polda Jawa Tengah dan juga koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

 

“Yang jelas karena itu operasi kepolisian, 2/3 kekuatan dari 32 ribu personel Polda Jawa Tengah kita turunkan,” ujar Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel saat berkunjung ke Purwokerto, Jumat (7/12).

 

Tidak hanya itu, dalam waktu dekat pihaknya melakukan konsolidasi dengan Kodaim IV Diponegoro untuk melakukan evaluasi operasional tahun lalu, kemudian rapat koordinasi pada Selasa (10/12) dengan pemerintah daerah, provinsi serta stakeholder terkait. “Itu untuk kesiapan pelayanan masyarakat pada saat Nataru,” kata dia.

 

Fokus operasi tahun ini menurut Kapolda yakni agar masyaraakt bisa menjalankan ibadah hari raya Natal serta libur Tahun Baru secara lancar tanpa ada kendala berarti. “Ancaman-ancaman kami rasa sama seperti tahun lalu, kita lakukan antisipasi,” ujarnya.

 

Terkait kondisi jalan, masih menurut Irjen Pol Rycko saat ini sudah siap. Pihak pemerintah telah belajar pada saat arus mudik maupun balik kemarin. Sehingga yang paling dikhawatirkan oleh pihaknya yakni angka kecelakaan yang tinggi akibat pengemudi yang kelelahan.

 

“Justru yang kita khawatirkan sekarang bukan kepadatan, tetapi kecepatan. Kita lakukan penyekatan di Pemalang. Karena biasanya mereka sampai tol Jawa Tengah mereka Lelah, karena jalannya lancar, lurus longgar badan Lelah, mereka ngacir, itu yang perlu diantisipasi, oleh sebab itu kita lakukan penyekatan,” ujarnya.(san)