PESERTA berusaha memadamkan api dengan karung goni yang dibasahi saat sosialisasi pemadaman kebakaran di Pasar Manis Purwokerto, Selasa (26/11). SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

PURWOKERTO, SATELITPOST-Guna mengurangi risiko kebakaran pada lingkungan pasar di Kabupaten Banyumas, pedagang, petugas kebersihan dan keamanan menjalani latihan pemadaman api jika terjadi kebakaran. Pelatihan dan sosialisasi tersebut terpusat di Pasar Manis Purwokerto, Selasa (26/11).

Sebelum menjalani praktik pemadaman api, peserta mengikuti sosialisai terlebih dahulu di lantai 2 Pasar Manis Purwokerto. Jumlah peserta yang dilibatkan ada empat puluh orang. Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Banyumas, Daryono mengatakan jika kegiatan tersebut dilaksanakan rutin untuk meminimalisir adanya kebakaran besar di wilayah pasar Kabupaten Banyumas. “Kegiatan seperti ini rutin dilakukan. Selain pasar kita juga mengadakan pelatihan di kecamatan-kecamatan yang memang pesertanya dari masyarakat umum,” katanya.

Menurutnya kegiatan ini menggunakan anggaran APBD untuk sosialisasi. Selama tahun ini sudah dua kali dilaksanakan. Pertama itu di Pasar Wage kemudian Pasar Manis dan selanjutnya akan dilaksanakan di Pasar Sokaraja.

“Kalau yang meminta itu kita melakukan sosialisasi juga banyak seperti sekolah, perusahaan, instansi itu juga banyak tapi tidak terhitung dan itu banyak dari sekolahan-sekolahan termasuk Unsoed juga pernah,” katanya.

Tujuan kegiatan ini menurut Daryono untuk mengurangi potensi resiko kebakaran, untuk pencegahan agar tidak terjadi kebakaran dan apabila memang terjadi kebakaran itu tidak panik, artinya bisa melakukan pencegahan secara dini.

“Dalam praktiknya kita latih peserta untuk memadamkan api dalam drum, terus nanti dipadamkan menggunakan karung goni basah, terus menggunakan apar (tabung pemadam) untuk pencegahan awal,” ujarnya.

Sedangkan menurut Kasubag Tata Usaha UPT Pasar Manis, Wahyu Rianto, mendukung penuh adanya pelatihan tersebut. (ank)