SEJUMLAH Aparatur Sipil Negara mengikuti upacara dalam rangka HUT Kabupaten Banyumas di Alun-alun Purwokerto, Jumat (22/2).

PURWOKERTO, SATELITPOST-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas mengalokasikan anggaran sebesar Rp 33,5 miliar untuk pembayaran kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Banyumas.

Kepala Badan Keuangan Derah (BKD) Kabupaten Banyumas, Eko Prijanto mengatakan, anggaran sebanyak  Rp 33,5 miliar ini untuk membiayai kenaikan 5 persen gaji untuk satu tahun. Besaran anggaran disesuaikan dengan rencana kenaikan gaji PNS sebesar 5 persen seperti yang tercantum dalam Undang-Undang APBN 2019 dan alokasi kebijakan nasional. “Kalau untuk pembayaran gaji, kami menunggu pedoman atau petunjuk teknis dari Jakarta,” katanya.

Sebelumnya dalam pemberitaan media massa maupun informasi yang beredar di media sosial, kenaikan gaji PNS tersebut berlaku mulai bulan April 2019. Dalam pemberitaan juga dijelaskan pada bulan April juga akan dilakukan pembayaran rapel kenaikan gaji bulan Januari hingga Maret. “Meski begitu kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Jakarta. Kalau memang benar ada tugas untuk merapel, ya kami akan rapel tetapi kalau tidak ada ya tidak dirapel,” katanya.

Sedang jumlah PNS yang bertugas di lingkungkan Pemkab Kabupaten Banyumas sesuai data dari Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Banyumas mencapai kisaran 12.300 orang, sedangkan yang pensiun pada tahun 2019 sekitar 400 orang.

Sebagaimana penjelasan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, pencairan kenaikan gaji PNS 2019 akan terealisasi pada April, dan mereka juga akan menerima rapelan kenaikan gaji dengan jumlah sekaligus yang dihitung mulai Januari 2019. Kemudian untuk pembayaran gaji bulan Mei dan selanjutnya dibayarkan tepat waktu.(anas@satelitpost.com)