PURWOKERTO, SATELITPOST – Bisnis prostitusi online di Purwokerto ternyata memang cukup menggurita. Bahkan, tak semua wanita penjaja seks ini memiliki mucikari. Hal tersebut dikatakan oleh UL (30).

Pria berkerja di sebuah perusahaan ternama di Purwokerto ini mengaku sering bertemu wanita dari bisnis esek-esek online di Purwokerto. Menurutnya, ia merasa bosan dengan wanita-wanita malam di jasa prostitusi konvensional.

“Selain bosen orangnya itu-itu saja, mending saya nyari melalui aplikasi. Lebih dekat di wilayah Purwokerto tidak harus ke Baturraden. Terakhir minggu kemarin saya mencobanya,” kata dia kepada SatelitPost, Kamis (7/2).

Baca Juga:

Fakta Mengejutkan Prostitusi Online Purwokerto, Mahasiswi S2 Pun Terlibat

5 Fakta Baru Prostitusi Online Purwokerto, PSK Online Tak Jadi Tersangka

Terbongkar, Praktik Prostistusi di Purwokerto, Ternyata Begini Modusnya

Pasaran prostitusi online, menurut UL harganya bervariasi, dari mulai Rp 300 ribu hingga Rp 2 juta, dan tergantung dari tawar menawar yang dilakukan dirinya dengan wanita PSK tersebut. “Kalau semisalnya dia buka harga Rp 450 ribu saya tawar Rp 250 ribu, nanti biasanya dia ngomong kalau mau Rp 300 ribu. Itu tanpa mucikari ya,” ujarnya.

Jika menggunakan mucikari, masih menurut UL memang harganya terbilang lebih mahal, lantaran ada potongan tersendiri. “Itu kalau pake mucikari, rata-rata sampai Rp 1 juta ke atas, nggak bisa ditawar. Memang banyak yang mahasiswa sampai segitu sih Rp 1 juta ke atas bahkan sampai Rp 2 juta itu mungkin. Tergantung mucikari dan grade wanita itu,” kata dia.(san)

Ikuti berita lengkap terkait Prostitusi Online Purwokerto di Koran Harian Pagi Satelitpost yang terbit Jumat, 8 Februari 2019.