WARGA dan personel kepolisian berada di tempat kejadian perkara ditemukannya potongan tubuh manusia di Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Senin (8/7).

PURWOKERTO, SATELITPOST-Kasus ditemukannya potongan tubuh manusia di Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, sedikit menemui titik terang. Pihak kepolisian sudah mengetahui terduga pemutilasi dalam kasus itu.

“Sudah mulai ada titik terang, mohon doanya. Kita sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku, sudah terindentifikasi. Namun, demikian kita mohon waktu, karena pelakunya ini cukup lincah,” ujar Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIk di sela-sela kegiatan HUT Bhayangkara ke-73 di Alun-alun Banyumas, Rabu (10/7).

Kapolres yakin bahwa pihaknya berhasil mengindentifikasi pelaku setelah dikuatkannya keterangan-keterangan para saksi kejadian. “Berdasarkan keterangan saksi ada yang meyakinkan 1.000 persen orangnya itu. Belum saya belum bisa menyimpulkan (alamat pelaku, red),” kata dia.

Keyakinan tersebut memiliki dasar yang cukup kuat. Dimana menurut Kapolres ada beberapa saksi-saksi di lokasi kejadian yang sempat melihat seseorang yang tengah berada di lokasi. “Ini berdasarkan keterangan saksi-saksi di TKP (tempat kejadian perkara, red), yang terlihat pada saat kejadian sekita jam 7 pagi itu orang yang menggunakan kendaraan (roda empat, red) adalah orang tersebut,” ujarnya.

Sedangkan untuk identitas korbannya, hingga saat ini juga belum diketahui, baik nama dan alamatnya. “Kobannya belum, karena memang kita belum mendapatkannya. Untuk yang lain belum ada (potongan tubuh, red). Belum belum ada juga (bukti lainnya, red),” ujarnya.

Seperti diketahui, warga Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia di sebuah selokan kawasan setempat, Senin (8/7). Potongan tubuh tersebut berupa kepala, lutut , dan telapak tangan manusia dalam kondisi sudah terbakar bersama tumpukan sampah.

Informasi yang dihimpun, penemuan potongan tubuh manusia tersebut pertama kali diketahui oleh seorang anak lelaki berumur 12 tahun sekitar pukul 16.30 WIB di selokan yang berada di RT 08 RW 03 Desa Watuagung. Bocah tersebut kemudian memberitahukan kepada warga.

Warga yang diberitahu kemudian melakukan pengecekan dan ternyata didapati daging yang terbakar tersebut ternyata potongan kepala, potongan kaki, dan telapak tangan manusia. Temuan langsung dilaporkan ke polsek setempat.

Seorang saksi, Pariman (45) mengatakan, saat ditemukan kondisi potongan tubuh masih berasap. “Baunya sangat menyengat, kondisinya sudah menyatu dengan dengan abu. Tapi masih jelas kalau itu potongan tubuh berupa kepala, lutut, dan telapak tangan,” katanya.

Awalnya, kata dia, potongan tubuh tersebut diketahui oleh seorang anak yang mencium bau busuk menyengat. Ia mengira potongan daging yang terbakar itu adalah bangkai hewan. Namun saat warga mengeceknya ternyata daging yang terbakar tersebut menyerupai bagian tubuh manusia. “Ada beberapa potongan, tangan dan kaki juga beberapa tulang. kondisinya berjejeran, sedangkan potongan kepala agak terpisah dari selokan,” katanya.‎ (shandi@satelitpost.com)