PENGURUS Yayasan Ponpes Nurul Ummah, keluarga dr H M Mukhson SpA, dan tim SMK Aryasatya Patikraja berfoto bersama usai peresmiam gedung dakwah Saffron, Minggu (7/10/2018).SATELITPOST/ISTIMEWA

PURWOKERTO, SATELITPOST-Pondok pesantren Nurul Ummah Kaliori, Kecamatan Kalibagor meresmikan gedung dakwah dan asrama putri Saffron, Minggu (7/10/2018). Kedua gedung tersebut merupakan bantuan dari keluarga dr H M Mukhson SpA melalui yayasan Baitil Maal Sahabat Ummat.

Dr H M Mukhson SpA dalam peresmiannya mengatakan kedua gedung itu langsung diserahkan kepada yayasan untuk dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Nantinya juga akan dilanjutkan pembangunan kamar mandi dan keperluan MCK oleh bebebrapa donatur yang tergerak setelah mendengar kabar pembangunan kedua gedung untuk pondok pesantren tersebut.

Ia mengatakan, kedua gedung tersebut sengaja diberi nama Saffron bukan tanpa alasan. Tapi teriring doa dan harapan kedua gedung bisa menjadi wadah ratusan santri menjadi seperti bunga Saffron.

Bunga Saffron merupakan bunga yang tumbub di Maroko. Tumbuhan seperti rumput biasa hidup di padang tandus tapi mempunyai nilai yang tinggi. “Jadilah seperti bunga Saffron, biarpun berada di tempat tandus tapi hasil yang muncul sesuatu yang sangat bernilai, dengan menjadi manusia yang bermanfaat untuk orang lain,” kata dia.

Ia berharap, begitu santri di Ponpes Nurul Ummah menyelesaikan pendidikannya, akan menjadi manusia yang bernilai tinggi. Karena apa yang dipelajari di pondok pesantren tidak ternilai harganya. Terutama setelah mengajarkan apa yang didapatkan ke orang lain. “Harganya surga, dan surga sangat tidak ternilai harganya, tidak bisa dibeli kecuali dengan amal ibadah yang dilakukan. Kami berharal akan muncul bunga-bunga yang istimewa yang akan menjadi warna dan manfaat kepada masyarakat sekitarnya,” katanya.

Senada dengan dr H M Mukhson SpA, sang istri Hj Ida Munawaroh mengatakan keluarganya memang cukup sering berkunjung ke pondok pesantrem tahfidz tersebut. “Dari dulu sudah tertarik ke sini,  Pak Muslim Abdullah yang membimbing anak-anak santri ini secara gratis. Karena masih membutuhkan bantuan tempat yang layak,” katanya.

Selain peresmia kedua gedung, dalam acara tersebut juga dilakukan pelatihan induksi 5R oleh tim SMK Arya Satya Teknologi Patikraja. Kepala SMK Arya Satya Teknologi Patikraja, Sudito mengatakan melalui pelatihan ini, pihaknya hanya ingin Ponpes Nurul Ummah menjadi pondok yang berintegritas tinggi. “Santri harus memberikan contoh, supaya tempatnya tampak lebih rapi dan elok. Setelah lulus menjadi manusia yang memiliki integritas tinggi,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Nurul Ummah, Muslim Abdullah mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah terima kasih kepada Bapak dr Mukhson dan keluarga serta tim SMK Arya Satya Teknology  Patikraja. Semoga semuanya dibalas lebih baik lagi,” katanya. (adv)