Seleksi Sekretaris Daerah Cilacap, Attitude Calon Jadi Poin Penilaian

CILACAP, SATELITPOST-Tujuh orang calon Sekretaris Daerah kembali mengikuti tahapan seleksi pemaparan dan wawancara di depan panitia seleksi (pansel) di Aula Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Cilacap, Kamis (22/2) kemarin. Secara bergantian, para calon memaparkan gagasan yang sudah ditulis pada makalah di hari sebelumnya.

Pansel yang menguji para calon ini terdiri dari Ibti Rejeki SH MH Kepala Kantor Regional I BKN Yogyakarta, Drs Mohamad Arief Irwanto MSi sebagai Kepala BKD Provinsi Jawa Tengah, Drs Sutarjo Widyaiswara Ahli Utama pada BPSDM Provinsi Jawa Tengah yang juga mantan Sekda Cilacap, Drs Joko Purwanto MSi Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum UMP, dan Dr Ugung Dwi Ario Wibowo MSi Psikolog Dosen Fakultas Psikologi UMP.

Ketua Tim Pansel, Ibti Rejeki mengatakan,seleksi pemaparan gagasan dan juga wawancara ini, untuk menilai kemampuan dari para calon. Pasalnya, sebagai seorang sekretaris daerah harus paham akan tugas pokok dan fungsinya.

Gagasan yang dipaparkan, kata Ibti, merupakan ide baru dan inovasi dari yang bersangkutan, untuk mendukung percepatan program kerja bupati dalam mewujudkan visi misinya.

“Kita menggali ke situ. Kalau tidak ada inovasi, maka tidak akan kita rekomendasikan dan beri nilai yang bagus,” ujarnya.

Tim pansel juga nantinya dalam wawancara menggali lebih dalam terkait dengan gagasan yang sudah ditulis. Karena harus mencerminkan akselerasi pembanganan di Kota Cilacap.

“Yang dia tulis apa sudah sesuai dengan yang kita mau. Apa di situ sudah mencerminkan akselerasi pembangunan di Kota Cilacap, juga menjadi salah satu penilaian, dan waktu wawancara kita menggali konsepnya. Bagaimana dia mengkonsep, mengaplikasikannya, memonitornya dan apakah konsep tadi bisa diwujudkan betul dan bagaimana pelaksanaannya. Kalau sekadar angan-angan dan tidak bisa diaplikasikan ya percuma,” katanya.

Selain penilaian administrasi, penilaian lainnya yang menjadi pokok perhatian dari pansel, juga terkait dengan attitude calon dalam menyampaikan ide-ide ke panitia, cara bersikap menggunakan sarana yang ada dengan IT atau manual, bagaimana sikap menjawab, emosi, bijaknya dalam menjawab.

Tahapan paparan dan wawancara kemarin, merupakan tahapan seleksi terakhir. Sebelum tim pansel ini menilai ke tahapan berikutnya dengan melihat, dari sisi administrasi, kompetensi dan gagasan kemarin.

“Setelah itu akan dipilih tiga calon terbesar, lalu disampiakan ke pada bupati selaku pejabat Pembina sesuai jadwal pada tanggal 26-27 Februari besok nanti tunggu saja. Diumumkan seperti bisa di website,” katanya.

Dalam penilaiannya, tim pansel kata dia tidak memiliki kepentingan apa-apa, meskipun ada satu anggota pansel yang sebelumnya menjadi Sekda Cilacap. (ale@satelitpost)