PURBALINGGA, SATELITPOST – Memasuki musim penghujan , dinas Lingkungan hidup , rajin memangkas sejumlah dahan-dahan kering yang membahayakan. Ristanti Dewi Kabid Pengendalian Pencemaran dan kerusakan Lingkungan Hidup  Dinas Lingkungan Hidup Purbalingga mengatakan pihaknya secara rutin merawat , memelihara dan menjaga kebersihan taman.

“Kami juga melakukan pemupukan, perawatan tugu batas wilayah, patung,  dan pemotongan dahan-dahan kering yang mungkin membahayakan pengguna jalan di beberapa tempat seperti di taman Bobotsari , Bojong dan Jompo. Apalagi saat musim hujan dan angin di beberapa tempat, di Purbalingga kita  juga ngawasi,” katanya saat ditemui SatelitPost  di kantornya, Selasa (10/10)

Ia mengatakan DLH sendiri miliki 52 personil  pemelihara taman dan hutan kota,” kendala secara umum tidak ada, pintar-pintarnya kita  membuat tugas,” katanya. Ia berharap ruang publik seperti taman kota bisa benar-benar digunakan dan dimanfaatkan oleh semua kalangan. “Jadi nanti anak-anak bisa bermain di situ, remaja, orang tua, manula, ya buat sarana hiburan juga edukasi. Tidak hanya dimanfaatkan oleh sekelompok orang saja,  tapi juga bisa digunakan untuk seminar lingkungan atau kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan dan melestarikan lingkungan,” katanya

Dinas Lingkungan Hidup mencatat di Purbalingga setidaknya  terdapat 12 taman kota dan 7 Hutan Kota.  Chyntia Kasi Pemeliharaan Lingkungan mengaku sedang menggodok aturan untuk membuat pagar penutup di setiap taman kota, pasalnya ia resah mendapatkan laporan  bahwa akhir-akhir ini taman-taman di Purbalingga sering digunakan untuk tempat mesum. ” Akhir-akhir ini taman digunakan sebagai tempat pacaran dan melakukan hal yang tidak sepantasnya,  paling tidak harus ada kerjasama antar semua pihak. Kami berencana untuk membuat pagar di setiap taman,” katanya.

Ia berharap Taman kota ini dibuat menjadi taman edukasi  dan taman keluarga. ” Jadi kan membuat masyarakat itu senang, nyaman, anak-anak main disitu, tempat istirahat juga. Kami juga sedang mengkonsep taman dan hutan yang lebih asri dan menarik,” katanya. (cr)

Komentar

komentar