Puluhan Warga Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang  yang tinggal di sekitar Sungai Tajum menggelar tradisi gebyuk ikan  Jumat (15/9) siang . Tradisi gebyuk ikan dilaksanakan setiap musim kemarau datang.

Menggunakan sirib (sejenis jaring yang dibuat persegi empat) hampir semua warga di RW 06 Grumbul Kesal dan RW 07 Grumbul Darma Wetan Kali secara beramai ramai turun ke sungai mencari ikan. “Gebyuk ikan sudah dimulai sejak zaman nenek moyang. Kami warga di sekitar sungai meneruskan tradisi itu hingga  sekarang,” kata Ruswadi, seorang pencari ikan.

Menurutnya, gebyuk ikan selalu dilakukann pada musim kemarau karena debit air Sungai Tajum pada musim ini jauh menurun, membuat ikan menjadi mudah untuk ditangkap. “Kalau kemarau, ikan juga lebih banyak dibanding kalau debit airnya sedang tinggi,” ujarnya.

Pencari ikan lainnya, Rokhiyah mengaku, menangkap ikan dengan cara beramai-ramai ini lebih mengasyikkan ketimbang mencari sendirian. Ia mengatakan, ikan-ikan yang ditangkap nantinya untuk dikonsumsi sendiri. ‎”Banyak ikannya, seperti Munjair, Tawes, Melem dan lainnya,” katanya. (triono yulianto)