UPTD Dihapus, Purbalingga Bentuk Korwilcam

Didasari Alasan Luasan Wilayah dan Memudahkan Koordinasi

PURBALINGGA, SATELITPOST – Berdasar pada Surat Edaran Kemendagri No 61 Tahun 2017, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan tingkat kecamatan akan dihapus. Namun, untuk efektivitas dan efisiensi dalam koordinasi, rencananya akan dibentuk Korwilcam. Keberadaan gedung UPTD dan stafnya, nantinya akan dijadikan menjadi gedung dan staf Korwil Kecamatan bidang Pendidikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Dindikbud Kabupaten Purbalingga,  Drs Subeno, kemarin (12/1). Biar bagaimanapun, Pemda membutuhkan koordinasi, sedangkan cakupan wilayahnya luas. Kemungkinan nanti akan dibentuk Koordinator di setiap wilayah.

“Dalam hal kepala daerah membutuhkan koordinasi layanan administrasi dalam jangkauan wilayah yang luas, maka kepala daerah dapat membentuk Korwilcam yang dipimpin oleh koordinator,” katanya, kemarin.

Namun, lanjut Subeno, nantinya terdapat perbedaan, antara koordinator dan dengan Kepala UPT. Jika saat UPTD masih terdapat pejabat struktural, maka di  korwilcam tidak. Pejabat yang ditunjuk sebagai koordinator merupakan pejabat fungsional.

“Nanti akan dilakukan juga penataan pejabat eselon. Mereka bisa menjadi koordinator dengan status fungsional atau mutasi ke instansi lain. Namun secara finansial, Pemkab berupaya tidak merugikan dengan kompensasi di tambahan penghasilan,” ujarnya.

Selain itu, mengenai tugas dan fungsinya juga berbeda. Termasuk dalam  penggunaan anggaran. Begitu juga dalam pengambilan kebijakan. “Seperti kuasa penggunaan anggaran berada pada UPTD Kabupaten. Kemudian Korwilcam bukan pengambil kebijakan melainkan ditugaskan untuk layanan administratif di kecamatan,” kata dia.

Tidak menutup kemungkinan, adanya penghapusan UPTD juga berdampak pada perampingan petugas, sesuai dengan kebutuhan daerah. Selama tidak berlebihan, semua staf UPTD tingkat kecamatan mereka masih bisa bekerja. “Sepanjang tidak terjadi overload mereka akan tetap dipekerjakan,” ujar Subeno. (min)