PELAKU Pencabulan terhadap keponakannya diamankan petugas kepolisian saat ungkap kasus di Mapolres Banyumas, Kamis (9/8). SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

PURWOKERTO, SATELITPOST-Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Banyumas mengamkan seorang tersangka pencabulan, Na (46), warga Kecamatan Purwojati setelah mencabuli keponakannya sendiri hinga hamil.

Menurut keterangan Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kasat Reskrim Polres Banyumas, AKP Bayu Puji Hariyanto penangkapan Nasirun bermula setelah orangtua korban yakni SH (36) melaporkan kejadian tersebut ke Polres Banyumas dengan mengungkapkan bahwa anaknya IN (14), telah dicabuli hingga hamil oleh pamannya sendiri yang tak lain adalah Na.

“Atas informasi tersebut, kemudian kami melakukan pengejaran terhadap pelaku. Hingga pelaku sempat melarikan diri ke berbagai tempat. Namun, kami berhasil mengamankannya. Sedangkan korban baru-baru ini sudah melahirkan anak dari perbuatan pelaku,” kata Kasat Reskrim.

Kejadian yang menjerat Na sendiri bermula pada bulan Juli 2017, saat korban sedang berjalan di depan rumah tersangka yang tidak jauh dari rumah korban. Tiba-tiba tersangka menarik tangan korban dan membawa korban ke dalam dapur yang kemudian tersangka melakukan aksi bejatnya.

Setelah itu, dengan paksa tersangka kemudian mencabuli korbannya. Setelah dicabuli, tersangka mengancam korbannya agar tidak memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tuannya. Dengan ancaman akan dibunuh hingga korban kemudian ketakutan. “Selang berjalannya waktu tersangka menyetubuhi korban dari mulai bulan Juli 2017 hingga April 2018 hingga mengalami kehamilan dan melahirkan anak,” ujar AKP Bayu.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan tindak pidana persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimasuk dalam Pasal 81 UU RI no 35 tahun 2014 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tnetang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (san)