CILACAP, SATELITPOST-Sembilan orang pendaftar seleksi terbuka untuk pejabat tinggi pratama, posisi Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cilacap lolos seleksi administrasi. Selanjutnya mereka yang lolos seleksi ini akan mengikuti assesment yang digelar di Solo.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Cilacap Warsono mengatakan ada sembilan pendaftar pada seleksi pejabat tinggi pratama sampai hari terakhir pendaftaran, Rabu (6/11).

“Ada 9 orang (pemdaftar), 5 orang mendaftar untuk Dinsos, dan 4 untuk pendaftar DKK, semua lolos seleksi administrasi,” ujarnya, Kamis (7/11).

Mereka yang mendaftar untuk pendaftar Dinsos, diantaranya M Topan Sekretaris Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Buddy Haryanto Kabag Humas Setda Cilacap, Taryo Sekretaris Dinsos, Priyo Sutikno Camat Kedungreja, dan Ahmad Husin Camat Maos.

Sedangkan untuk pendaftar Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap diantaranya dr Pramesty Griana Dewi Direktur RSUD Cilacap, dan Hantari Sudarmastuti Sekretaris Dinas PP PA dan KB.

“Hari ini assesment di Solo,” katanya.

Assesmen sebagai uji kompetensi ini dilakukan oleh asesor dari LPPM UNS Surakarta. Asesment yang digelar mulai hari ini, Jumat sampai Minggu (8-10/11) di Harris Hotel and Convention Center Solo.

Selain itu juga diseleksi oleh tim Panitia Seleksi (Pansel) mulai dari uji gagasan tertulis, paparan, wawancara dan juga uji rekam jejak. Tim pansel sendiri dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf, dengan anggota profesional, akademisi dan juga ASN di Cilacap. Dalam penilaiannya, asesor dan juga Pansel dibekali dengan Standar Kompetensi Jabatan (SKJ) yang merupakan rekomendasi dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN).

Dari dua posisi tersebut, Taryo Sekretaris Dinsos dan dr Pramesty Direktur RSUD Cilacap menjadi kandidat terkuat dalam seleksi terbuka. Akan tetapi, Warsono mengatakan jika semua kandidat memiliki peluang yang sama untuk menjabat Kadinsos maupun Kepala DKK.

Pasalnya, penilaian dilakukan dengan akumulasi dari hasil uji kompetensi melalui asesmen dan juga uji gagasan tertulis, paparan, wawancara dan juga uji rekam jejak.

Warsono juga mengatakan, nantinya pejabat yang dicari juga harus memiliki integritas, punya komitmen membangun, memiliki komitmen melayani masyarakat sesuai peran dan fungsi ASN. Selain itu memiliki tanggungjawab, nasionalisme terukur, loyal dengan NKRI, kemandirian serta memiliki visioner. (ale)