PURBALINGGA, SATELITPOST-Balai Besar Teknik Kesehatan Pengendalian Penyakit Yogyakarta belum lama ini melakukan uji sampel kepad 309 murid sekolah dasar yang ada di Kabupaten Purbalingga. Hasilnya, ada sebanyak enam murid SD dinyatakan positif terkena cacingan.

Plt Kabid P2PM Dinkes Purbalingga dr Teguh Wibowo mengungkapkan, angka kecacingan yang ada di Purbalingga tergolong rendah. Karena masih di bawah target nasional yakni di bawah 10 persen.

“Kita inginnya Purbalingga zero angka kecacingan. Karena bicara tentang kecacingan itu gak bisa berdiri sendiri. Karena kecacingan ini berkorelasi dengan penyakit lain yang juga menjadi target capaian dari dinas kesehatan. Seperti anemi, stunting dan angka kematian ibu melahirkan,” kata dia.

Jenis cacing yang menyerang, kata dia, biasanya jenis cacing gelang, cacing tambang, dan cambuk. Dimana telur cacing ini masuk ke dalam tubuh anak-anak, bisa melalui makanan.

Untuk itu, pihaknya terus mengingatkan kepada masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Satu di antaranya dengan rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Baik itu sebelum atau sesudah makan.

Teguh juga mengingatkan kepada masyarakat yang gemar mengonsumsi lalapan mentah untuk memastikan higienitas lalapan yang akan dikonsumsi.

“Pastikan sayuran dicuci dengan bersih dengan air mengalir. Sehingg tak ada telur cacing yang secara tidak sengaja masuk ke dalam tubuh. Dengan begitu diharapkan angka kecacingan bisa ditekan serendah mungkin. Dan generasi penerus kita bisa bebas dari stunting,” ujar dia. (tha)