Penampilan dari Satria Dance di konser seni menyambut 91 tahun sumpah pemuda. Jumat (18/10)

 

PURWOKERTO, SATELITPOST- Berbagai isu rasisme dan kabar yang memecah belah bangsa terjadi akhir-akhir ini. Menjelang Sumpah Pemuda ke 91, RRI Purwokerto mengajak seluruh elemen masyarakat merajut kebersamaan melalui syiarnya gelaran konser seni dengan tema merajut seni menyatukan Indonesia di halaman RRI Purwokerto, Jumat (18/10) malam.

Konser seni tersebut dimulai dengan penampilan tari Lenggok Banyumas dari SMK Negeri 3 Banyumas. Dilanjutkan panduan suara dari SMAN 4 Purwokerto, penampilan tari Enggang dari Satria Dance juga penampilan lainnya hingga puncaknya ada penampilan mahasiswa dan pelajar asal Papua dengan menampilkan tarian Papua.

Dewan Pengawas LPP RRI, Hasto Kuncoro yang hadir dalam konser Merajut Seni, Menyatakan Indonesia mengatakan konser tersebut merupakan sebuah pesan damai dari RRI Purwokerto untuk Indonesia. Di tengah- tengah peristiwa yang terjadi di Papua, yang dapat mengoyak kebersamaan sebagai bangsa dan negara. Peristiwa tersebut kata dia, diawali dengan berita hoax, yang disebar oleh pihak- pihak yang tidak suka dengan kondisi Indonesia saat ini yang terus maju. Penampilan berbagai kesenian dari berbagai daerah tersebut selain menyambut Sumpah Pemuda, juga sebagai upaya untuk merajut kebersamaan bangsa Indonesia. Ia mengatakan, konser serupa sebelumya juga pernah di gelar oleh RRI Bukit Tinggi. Selanjutnya akan diikuti oleh stasiun RRI lainya.

“Dari Purwokerto memberikan pesan kami sangat mencintai Papua. Di Papua yang terjadi kerusuhan dan lainya, pasti ini penyebabnya adalah hoax,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala RRI Purwokerto Arnetty mengatakan selain penampilan tari atau kesenian, juga tampil sejumlah penyanyi yang semuanya menyanyikan lagu- lagu yang berisi pesan persatuan dan kesatuan bangsa. Dari sejumlah penyanti lokal Banyumas, yang sudah tampil diberbagai ajang.

“Mempertegas lagi di moment Sumpah Pemuda, RRI Purwokerto ingin menyatukan semua kesenian di Indonesia. Tepat di moment Sumpah Pemuda, untuk lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya. (alf)